Track 6. We love aliens
![]() |
| Kang Min Gu (19 tahun): Satu tujuan dari sekarang! |
![]() |
| Go Kwang Soo (39 tahun): Misteri 1 dekade, masih tak mengerti mengapa aku dicampakkan |
![]() |
| Kang Jin Gu (29 tahun): Aku tulus untuk pertama kalinya, tapi aku tak bisa memberitahunya apa yang benar-benar ingin kukatakan |
Jin Gu masuk kerja dengan tak
bersemangat, semua pesannya tak mendapat balasan dari Se Young. Saat duduk di
mejanya, Jin Gu hanya bisa mendesah tak percaya karena Se Young menaruh kotak
tisu dan setumpuk buku di antara kubikel mereka. Se Young benar-benar tak ingin
melihat Jin Gu. Tanpa menyingkirkan penghalang itu, Se Young minta Jin Gu
mencetak foto-foto trip mereka, direktur membutuhkannya. Jin Gu mengiyakan.
Jin Gu: [Ada tembok yang lebih besar dan keras dibandingkan Tembok Besar Cina,
itu adalah pikiran wanita yang tertutup pada seorang pria.]
Dan Se Young terus menghindari
Jin Gu di setiap kesempatan.
Kwang Soo kena semprot atasannya
karena scriptwriter utama acaranya
kabur dari tanggung jawab dan rating benar-benar kacau. Ia tak yakin acara
minggu ini akan berjalan lancar. Kwang Soo diam saja. Atasannya kesal, berpikir
Kwang Soo ingin kembali menjadi produser acara musik. Kwang Soo akhirnya
membuka mulut dan minta atasannya tenang, ia akan menelpon dan bertemu mereka
nanti. Atasannya mengancam Kwang Soo dipindah ke programming department kalau
acara ini tak berjalan lancar. Kwang Soo tak menanggapi dan bangkit pergi.
Young Hoon yang tau apa yang
terjadi malah minta ditraktir daging mahal, karena bayaran scriptwriter itu pasti disimpan Kwang Soo. Kwang Soo minta Young
Hoon berhenti. Tapi Young Hoon malah heran, apa rahasia Kwang Soo sampai semua
gadis lari seperti itu? Kwang Soo tak mengerti, dia harusnya memberitahuku
kalau dia mau keluar. Young Hoon tak setuju, dia pasti berkata sesuatu
sebelumnya. Perpisahan selalu punya tanda-tanda.
Kwang Soo heran, tanda? Young
Hoon malah teringat pada Da In, ia yakin Da In memberi tanda sebelum
mencampakkanmu. Kwang Soo saja yang idiot dan tak bisa menyadarinya. Kwang Soo
kesal, karena ujung-ujungnya pasti Da In lagi yang dibahas, ia sudah melupakan
Da In. Dari istrinya, Young Hoon tau kalau perkataan seorang gadis punya
ratusan makna yang berbeda. Kwang Soo menghembuskan napas panjang, mengapa
mereka tak mengatakannya saja? Young Hoon menyuruh Kwang Soo belajar bahasa
wanita untuk bisa menikah. Dan itu malah membuat Kwang Soo ingin tetap single.
Tapi.. Kwang Soo kembali
teringat soal Da In. Ia mendesak Da In mengatakan apa yang ingin dikatakannya.
Da In hanya terus menggeleng, ia tak kecewa, meski ekspresinya berkata
sebaliknya.
Kwang Soo: [Aku bagus dalam mengisi lembar kosong di ujianku, tapi bahasa wanita
selalu membuatku tak bisa menuliskan apapun]











































































