Friday, April 8, 2016

Youth Over Flowers in Iceland Episode 7 (Final) Part 2


Selama di Iceland, four stones menghabiskan banyak sekali waktu di mobil, tapi nggak bikin bosen yang nonton soalnya mereka nggak bisa diem, haha. These four love singing so much, even it’s a very weird song. Mereka inget waktu nyanyi lagu aneh karangan Jung Woo, dan waktu nonton Jung Woo baru sadar kalo waktu itu kepalanya kosong, hahaha.


Nggak cuma nyanyi, mereka bikin berbagai acara di mobil. Mulai dari ‘Taxi’-nya tvN, sampai berbagai acara radio yang dibawakan bergantian sama mereka. Oh ya, ini ada acara radio balasan yang Sang Hoon hyung jadi bintang tamu, dan Jung Suk jadi pendengar yang nelpon.


“Ini siapa? Di mana?” tanya Jung Woo si pembawa acara.

“Aku Kim Bong Pal dari Jungnang,” jawab Jung Suk dengan suara lucu.

Jung Woo: “Ya Kim Bong Pal-ssi, kamu penggemar Sang Hoon?”

Jung Suk: “Aku berharap dia bisa enyah! Enyah sana!” Semua langsung ngakak, Jung Suk-nya balas dendam aja doong, hahaha.


Another game on the car. Di hari ketiga (perjalanan ke Gulfoss) sebelum Ha Neul datang, mereka main tebak lagu setelah dengar intronya. Jung Suk usul lagunya lagu tahun 90-an karena mereka generasi itu, semua setuju. Aturannya, kalau tau jawaban angkat tangan sambil sebut nama karakternya (Jung Suk – Napdeuki, Sang Hoon – Tsingtao, Jung Woo – Jjanggu).

 
 

Lagu pertama, jawaban Tsingtao benar! Lagu kedua, Jjanggu yang benar! Jung Suk langsung minder, “Aku tidak pintar main ini.” HAHA. Jung Woo refleks ngakak dan bilang lagu berikutnya harus Jung Suk yang jawab. Barulah di lagu ketiga akhirnya Napdeuki benaar! Haha, girang banget lho Jung Suknya! Dan final round juga Jung Suk jawab bener lagi. Kelar itu langsung deh mereka nyanyi sambil jejogetan nggak karuan di mobil, hahaha.


Nggak cuma jago nebak lagu, Jung Suk bareng Sang Hoon hyung juga suka nyiptain lagu random. Contohnya ‘stinky song’, jadi ceritanya di malam pertama mereka sampai Reykjavik, Sang Hoon hyung sama Jung Suk kan lagi ngobrol. Nah, tau-tau Sang Hoon hyung kentut busuuk banget. Jung Suk langsung kabur, even Sang Hoon hyung juga menyingkir karena kentunya terlalu bau, haha. Balik sambil ngakak, eh malah Sang Hoon hyung mulai bersenandung ‘stinky song’, duet bareng Jung Suk. Kentut pun bisa jadi inspirasi lagu, huahaha.


They’re just so multitalented! Bahkan akting makan samgyeopsal di meja yang berantakan tanpa makanan pun mereka bisa, and that feels so real (aktingnya, bukan animasinya)!


Di antara mereka berempat, Sang Hoon hyung yang paling juara lawaknya! He makes fun almost about everything, yang lain tinggal ngikutin flow-nya Sang Hoon hyung aja. Kayak pas Sang Hoon hyung mau masak makan malem dan akting jadi ahjumma pelayan restoran, dan Jung Woo jadi pelanggan yang ganggu banget... and it’s seems so fun! Jung Suk yang cuma nonton sampe ngakak nggak karuan.

 
 

Btw hotel mereka di Vik ternyata punya buku tamu khusus buat para tamu nulis kesan pesannya selama liburan di Iceland. Mereka buka-buka bukunya dengan excited, penasaran apa ada tulisan orang Korea di antara tulisan berbagai bahasa. Dan ternyata ada! Tanggalnya ternyata belum lama, 11 November 2015, beberapa minggu sebelum mereka datang. Mereka makin excited buat nulis juga di bukunya.


Jung Woo giliran pertama. Tapi dia nggak pede dengan tulisannya yang jelek banget menurutnya, jadi berkali-kali kertas yang baru sedikit ditulisi Jung Woo robek. Setelah dua lembar kertas tak bersalah jadi korban, Jung Woo akhirnya cukup pede dengan tulisannya dan selesai.


Ha Neul yang jadi giliran kedua menulis dengan lancar (dan dipuji Jung Woo tulisannya bagus). Sang Hoon hyung juga selesai dengan cepat. Mereka semua menulis tentang aurora.

 
 

Sementara Jung Suk, dia pake mikir sambil bertopang dagu dulu sebelum mulai nulis. Lamaa banget dia mikirnya. Tapi begitu mulai nulis.. nggak bisa berhenti. Tulisannya sampe sehalaman penuh! Hahaha. Intinya perjalanan ke Iceland jadi lebih menyenangkan karena dia bersama teman-temannya.

Pertanyaan terakhir dari PD Na, “Bagaimana perubahanmu atau pemikiran yang kamu dapat selama perjalanan ini?”


Jung Woo yang pertama menjawab. Baginya, selama ini dia tak pernah tidur dengan sangat nyaman, dan Jung Woo biasanya nggak bisa tidur di tempat asing. Tapi di Iceland, hampir tiap malam dia tidur persis seperti orang pingsan. Bisa dibilang Jung Woo di Iceland ini complete reversal dari apa yang dia bilang ke PD Na.


Jung Woo bilang ia susah tidur di tempat baru, tapi nyatanya dia tidur nyenyak dengan gampangnya. Jung Woo bilang dia nggak suka foto-foto karena liat aja udah cukup, tapi nyatanya he took a loooooot of photos (salahkan Iceland yang terlalu cantik). Dan dia bilang nggak suka minum, tapi dong tiap malam di sana dia minum wine, hahaha.


Jung Woo sendiri nggak ngerti kenapa dia melakukan itu. Mungkin karena dia merasa sangat nyaman. Tak ada seorangpun yang membuatnya gugup. Dia suka semua makanan yang mereka makan. Dan yang terpenting, dia sangat bahagia.


Jung Woo usia 20-an banyak sekali ikut audisi, dan ditolak itu selalu sulit pada awalnya, membuatnya terus berpikir aktingnya kurang bagus. Tapi selangkah demi selangkah, Jung Woo melalui masa-masa sulit dan bertahan selama 13 tahun sampai akhirnya mencapai karirnya yang sekarang (berkat Oppa-ya!).


Jung Woo pernah bilang kalau meskipun sekarang dia punya lebih banyak fasilitas dibandingkan dulu, dia nggak suka traveling. Alasannya? Dia selalu merasa gugup dan gelisah walau ingin liburan. Jung Woo ini tipe yang nggak suka lewat jalan yang asing dan cenderung bergaul hanya dengan orang yang dia tau. Tapi selama di Iceland, sama sekali nggak tampak kalau dia gugup atau semacamnya, he looks so happy! And he knows that if he go alone, even with the magical scenery of Iceland, he won’t be as happy as now.


Menurut Jung Woo, bukan soal tempatnya, yang terpenting adalah siapa yang pergi bersamamu. Yes, i do agree! Jung Suk juga setuju. Ha Neul juga, dia pengen bilang itu sejak tadi. Trip ini membuat Ha Neul makin menyukai teman-temannya dan membuatnya makin merasa dekat dengan mereka, dibanding sebelum mereka pergi bersama.


Jung Woo bilang Ha Neul selalu sama dan nggak pernah berubah, itu membuatnya jadi teman yang sempurna. Trip ini juga membuat mereka lebih mengenal Ha Neul yang selalu positif dan ceria. Dulu, meskipun pernah project bareng di musikal Spring Awakening, Jung Suk nggak tau kesulitan Ha Neul yang selalu sibuk dengan pekerjaan paruh waktunya. 


Jung Suk pikir Ha Neul nggak merasa nyaman di dekat seniornya makanya jarang ikut makan atau minum bareng mereka. Padahal Ha Neul paling suka minum dengan seniornya dibandingkan siapapun. Hanya saja dia merasa terlalu muda untuk mendekati mereka, ia belum berhasil dan masih banyak hal yang ingin ia lakukan.

Semua punya kenangan di usia 20-an mereka. Saat mereka latihan bareng, maen gitar bareng yang kalau diingat-ingat semua merindukan masa-masa itu. Meskipun nggak punya uang, tapi kebersamaan mereka bikin semua rasanya cukup.

 
 
 

Ha Neul speechless karena semua terus memujinya, jadi dia minta 30 detik ‘Yaja Time’ untuk menjawab pujian mereka. “BEEEEEEPP!” makian Ha Neul bikin semua ngakak dan nantang Ha Neul untuk maki PD Na juga biar mereka lebih dekat. Ha Neul ketawa-ketawa nolak, tapi dilakukannya juga dan... BEEEEEEPP! *sensor lagi* PD Na sih langsung ngakak, tapi Ha Neul yang khawatir bilang, “PD Na, saranghaeyo!” HAHAHA.

 
 

Balik ke pertanyaan PD Na soal perubahan atau pemikiran yang didapat selama perjalanan ini, Jung Suk bilang kalau di kepalanya banyak sekali hal yang ingin dia lakukan. Salah satunya adalah liburan, dia selalu bilang ingin pergi, tapi nggak pernah dilakukan. Tapi tiba-tiba saja dia pergi, dan itu membuat Jung Suk sadar kalau liburan ternyata sangat berharga. Jung Suk bahkan beli peta dunia agar bisa menandai negara yang pernah ia datangi. Peta itu akan dia pasang di dinding, dan Iceland bisa dicoret dari sana. Mulai sekarang Jung Suk nggak akan ragu melakukan apa yang dia inginkan.


Saat ditanya ada penyesalan apa nggak dari trip ini, Jung Suk awalnya bilang nggak ada. Tapi terus dia ragu dan diem, sambil ketawa malu dia bilang, dia nggak menyesali apapun, kecuali.. gitar. Lucunya, kru bilang kalau Jung Suk bisa beli 5 sampai 6 gitar dengan sisa uang mereka. Hahaha.


Mereka janji mau pergi bareng ke tempat yang dekat. Dan buat awalnya, Jung Suk sama Sang Hoon hyung ketemuan dan gitaran bareng. Jung Suk yang main gitar, dan Sang Hoon yang nyanyi dengan lirik spontan tentang Iceland. Song that sums up their journey (meskipun liriknya mendadak nggak nyambung dan bikin ngakak, haha). Btw, Sang Hoon hyung pake kaos ‘MAD’ yang dibeliin Jung Suk lhoo, aaw!


PD Na punya hadiah sebagai bentuk terimakasih dan semua langsung excited. “Tiket pesawat ya?” tebak Ha Neul ngarep yang langsung di-cut PD Na, “Bisa kemana si pengantin baru ini?” Hahaha. PD Na mulai bagiin hadiahnya, dan begitu dibuka semua akan tau itu buat siapa.


Kado pertama dibuka dan jeng jeng.. isinya piyama couple! Buat siapa lagi kalau bukan Jung Woo? Aaaaww!


Kado kedua yang besar dan berat selanjutnya dibuka bareng dan isinya.. sosis banyaaak banget buat Sang Hoon hyung! Semua refleks ketawa, dan Sang Hoon hyung yang baik hati siap bagi-bagi sosisnya buat mereka semua, haha.


Kado selanjutnya, tanpa dibuka udah langsung diulurkan ke Jung Suk karena dari bentuknya langsung ketauan. Yak, isinya gitaar! Gitar mungil yang langsung ditaksir Jung Suk begitu dia masuk di toko gitar di Reykjavik. Gitar yang dulu dipegangnya lama sekali, sekarang beneran ada di tangannya. Jung Suk yang happy langsung testing gitarnya, dan berterimakasih.. kamsahamnidaa!


Kado terakhir untuk Ha Neul menurut PD Na sangat mewakili orangnya. Ha Neul jadi deg-degan, tapi begitu dibuka.. isinya ternyata kantung plastik bermerk. Ha Neul speechless, dan yang lainnya ngakak. Meskipun kadonya aneh sendiri, Ha Neul tetap berterimakasih. Hahaha, kasiaaan! Jung Suk langsung merasa bersyukur dia dapet gitar.


PD Na minta mereka ngasih pesan ke korban selanjutnya, cast Reply 1988 yang baru pulang dari Afrika. Pesan Jung Suk, jangan terlalu irit dan.. diskusinya jangan lama-lama. HUAHAHAA, emangnya four stones!

 
 
 
 
 
 

And... our trip to Iceland is officially ended! Thank you for the superb journey and the great laugh, our loveable four stones! *sediiiiiih*

I LOVE ICELAND! Someday i’ll go to every places they’ve ever visited here. Amin.


15 comments:

  1. Sedih juga mbak...
    Gatau ya, dibanding yang di afrika, yang iceland lebih rameeeeee wkwkwk makanya begitu ditinggal lebih kerasa hampa
    Dan seneng banget baca rekapnya mbak difa t.t
    Youre so awsome like them mbak
    Pd na bakal comeback dg journey to the west, tp kurang suka hehe
    Sekali lagi gomapta mbak difa, gomapta urri four stone yang semoga langgeng ya sahabatannya sampe semua nikah :)
    Kalo waktu reply 1994 selese jung woo ikutan, apakah masih ada four stone in iceland ya? ^^"
    Will miss those time...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasiih ^^
      Dibanding Iceland, YOF Africa rasanya flat banget :p
      Ooh, ini lagi nonton three meals a day dan sukaa!
      Mungkin masih, soalnya Jung Suk yang dicast pertama dan yang diajakin temen-temen baiknya atau yang sebackground sama dia.

      Delete
    2. Oh gitu ya mbak?
      Btw lagi nonton three meals a day yang mana? Lebih suka edisi fishing village ^^
      Entertain banget wkwk

      Delete
    3. TMAD season 2 yg sama Seo Jin, Taecyeon, Kwang Kyu.. mereka lucu banget! Yang fishing village nggak ada Seo Jin sih jadi blm intip2.. :p

      Delete
    4. Jangan bilang lg ngikutin marriage contract hahahaha
      Okelah, semangat ya mbak diiiif^^

      Delete
    5. Ahahaha, emang iyaa! Pokoknya everyday Lee Seo Jin.. :p

      Delete
  2. Setuju
    Seruan ini banget
    Indah banget
    Mgkn kalo afrika rada2 mirip kita kali yaaa
    Kalo es mana kita punya



    Makasih mbak
    Sarangheo

    ReplyDelete
  3. Setuju
    Seruan ini banget
    Indah banget
    Mgkn kalo afrika rada2 mirip kita kali yaaa
    Kalo es mana kita punya



    Makasih mbak
    Sarangheo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hooh betuuuul, YOF Laos juga tempatnya berasa familiar soalnya mirip2 sama sini.. Dan bayangin panasnya Africa udah nggak sanggup duluan, haha.

      Delete
  4. bener banget tuh kak… rasanya pas the end eps berakhir kek ada yg hilang gituu, hampa ia rasa hampa. walaupun baca recappannya berulanh-ulang ngk bkal bosann apalgi nontonn… pokoknya I love them so so much much :*
    makasih ats kerja kerasnya udh selesain ngerecap edisi iceland KAMSAHAMNIDA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2! Makasih yaa udah setia mampir.. ^^

      Delete
  5. Suka sama cara mbak difa mendiskripsikan semuanya.. keindahan iceland.. keakraban four stones.. everything.. dulu waktu kecil cita2 jadi penulis.. tapi setelah SMP hilang sudah.. hehe.. jadi curcol..
    Semangat mbak difa.. lanjut lagi buat sinopsis yang lainnya yaw.. ♥

    ReplyDelete
    Replies
    1. I'm not that good.. but, thank you! ^^

      Delete
  6. Thank you mbak difa. Rekapnya komplit dan enjoy to read. Btw lagu terakhir pas Jung suk main gitar ada yang tau judulnya ngga? Seneng bgt denger melodinya. Kayak serenade gitu dan bikin rileks. Pengen denger versi full nya deh. Please anyone

    ReplyDelete
  7. auww ya ampun kado dr PD Na gk nyangka bngt, apalagi gitar idamannya Jung Suk oppa.. gomawo kak Difa.. yg series ini jg seru kok, Africa jg sama serunya, hahaa bener2 acara keren YOF ini..

    ReplyDelete