Sunday, February 7, 2016

Youth Over Flowers in Iceland Episode 2 Part 2


Puas liat geyser, three stones lanjut menuju Gullfoss, tempat yang bahkan sudah mereka sebut-sebut sejak di pesawat menuju Iceland. Jadi reaksi pertama mereka begitu Gullfoss keliatan di depan mata adalah.. WUAAAAH!


Gullfoss, air terjun paling terkenal di Iceland, berlokasi di White River (Hvita) di bagian selatan Iceland. Bersama dengan ├×ingvellir National Park dan Haukadalur Geysir, Gullfoss jadi tempat yang wajib dikunjungi di Iceland. Dan pemandangan Gullfoss pas winter is just WOW!


Three stones jalan gandengan tangan mendekati air terjunnya yang super besar. Ada di tempat super bagus gini pasti bikin Sang Hoon hyung pengen anak-anaknya ikut juga, aww! They walk happily sambil nyicip bongkahan es di pinggir jalan yang menurut mereka rasanya kayak.. es. *YAIYALAH, hahaa*

 
 

Begitu sampe di tempat terdekat dengan air terjunnya, mereka langsung teriak heboh dan lompat-lompat kayak anak kecil saking girangnya. Pemandangan super cantik di depan mereka rupanya bikin mereka speechless. Jung Suk diam memandang sekitar kayak lagi kontemplasi, dan mengacungkan jempolnya. Jung Suk kehabisan kata, “Tempat ini benar-benar...” He just love that place so much!

 
 
 

Sang Hoon hyung malah sampe menitikkan air mata. Jung Woo juga, meski cuma sekilas, soalnya doi sibuk banget foto-foto. Dia bahkan ngajak foto bule random di dekatnya, hahaa. Jung Woo ini orangnya ramaaaah banget, semua orang disapa lho.


“Kamsahamnida!” teriak Sang Hoon hyung yang bersyukur banget mereka bisa sampe tempat semenakjubkan Gullfoss. And they didn’t seem eager to leave. Betaaah banget meskipun yakin deh suhunya pasti freezing to death. Sang Hoon hyung sampe tanya khwatir, hidungnya masih ada kan? Hahaa. Buat bertahan lebih lama, mereka saling nempel hot packs di muka mereka. Oh dear, they look super adorable together!

 
 
 

Sementara itu, Kang Ha Neul sudah sampai di pusat kota Amsterdam. Nggak seperti hyung-hyungnya, Ha Neul liat peta sekali udah langsung ngerti dan nemu tempat-tempat cantik di Amsterdam, temasuk kanal-kanalnya. Dan perbedaan besar pun tampak, Ha Neul sempat eksplor Amsterdam dan kita dikasih pemandangan cantik kotanya. Nah, pas hyung-hyungnya kesana mereka malah jalan nggak tentu arah sampe akhirnya nemu McD dan balik lagi ke airport, haha. So, likely Kang Ha Neul is on a different level! :p


Kembali ke Iceland, three stones pulang ke kota dengan happy mood. Sang Hoon hyung nyanyi-nyanyi dengan Jung Suk yang jadi backing vokalnya, haha. Capek nyanyi, mereka mulai mikir makan apa mereka malam ini? Jung Suk nggak tau mau makan apa, dan Jung Woo pengen kare. Wait, bukannya ada yang lebih penting, mereka tadi belom jadi cari hotel kan?


Hari sudah gelap waktu mereka sampe di pusat kota Reykjavik karena jalanan yang lumayan padat menjelang weekend. Untunglah mereka inget kalo harus cari tempat nginep dulu dan langsung menuju ke Reykjavik Residence, hotel mereka yang pertama di Iceland. Sayangnya kamar buat bertiga dibanderol lebih dari 2x lipat dari harga yang mereka bayar sebelumnya, maklum, weekend markup. Mereka pun mundur teratur.

 
 
 

Opsi kedua, Rey Apartment, tempat mereka nginep malem tadi malem (well, mereka agak nggak kreatif ya, di situ-situ aja, hahaa). Fortunately, di sana mereka dapet kamar lebih besar (dengan 4 bed!), dengan harga sama, yay! Tapi belum juga bayar Sang Hoon hyung udah ngajak kru lihat-lihat seolah-olah itu rumahnya, haha.  


Di luar, mereka ketawa senang atas keberuntungan mereka. Jung Woo pura-pura mengeluh, “Bukannya kita harus sedikit menderita? Bagaimana ini?” But then, kita dilihatkan kalau mereka akan ‘sedikit’ menderita di sisa trip. Mereka harus dorong mobil yang terjebak di salju beberapa kali, kaca mobil yang kayaknya pecah sampe harus dilakban full, dan mereka yang baring di atas salju, tengah malam, di suhu yang sepertinya freezing to death.


Sementara itu, Kang Ha Neul baru saja mendarat di Keflavik International Airport, dan langsung disambut PD Na begitu keluar dari area kedatangan. Ha Neul nukerin Euro-nya ke Icelandic Krona dulu sebelum meninggalkan airport, sesuatu yang nggak dilakukan hyung-hyungnya. PD Na jelek-jelekin hyung-hyungnya yang belum nukerin uang dan mereka juga udah lupa tujuan awal ke Iceland apa.


Ha Neul nggak percaya, “No, no, mereka bukan orang bodoh.”

PD Na, “Sorry, tapi mereka memang bodoh.” HAHAHA.

 
 

Kru berbaik hati nganter Ha Neul sampe kota. They preparing to surprise his hyungs yang baru aja keluar apartemen buat belanja. Ha Neul nunggu mereka di pojokan jalan, dan langsung nunduuuk sampe mukanya nggak kelihatan pas hyungnya lewat. Jung Woo merasa aneh dan sempat ngeliatin Ha Neul, tapi cuma sebentar dan lanjut jalan lagi.

 
 

Begitu jauhan, Ha Neul jalan ngikutin mereka. Tapi three stones sadar kalau mereka salah jalan dan balik arah, dan PAPASAN lagi sama Ha Neul yang langsung buru-buru nunduk. Kali ini mereka ngeliatin Ha Neul curiga dan terus ngeliatin punggung Ha Neul yang menjauh. “Ah, mungkin dia artis Iceland yang nggak mau kena kamera kita,” duga Jung Suk yang berpikir positif. HUAHAHAA, this scene is hilariously epic!


Ha Neul ketawa-ketawa dan pindah nunggu di lobby hotel selagi hyung-hyungnya sibuk belanja. Tapi mereka belanjanya lama banget sampe Ha Neul yang nervous pindah-pindah posisi sembunyi buat ngagetin mereka. Akhirnya Ha Neul duduk di lobby sambil pura-pura baca koran biar mukanya nggak keliatan. And you know what, korannya itu dikasih lobang dua biar dia bisa tetep ngintip sampe diketawain PD Na, hahaa LOL!

 
 

And they finally come back dan duduk dulu di lobby karena ada PD Na di situ. Ha Neul masih di posisinya, berusaha nahan ketawa. PD Na berusaha ngasih hint kalau LANGIT (arti namanya Ha Neul) ada di sisi mereka hari ini. Tapi tentu saja nggak ada yang nangkap maksudnya, meski entah kenapa Jung Woo ngeliat ke arah Ha Neul beberapa kali. Mereka cuma ngobrol sebentar dan kembali ke kamar yang ada di bangunan sebelah.


Begitu mereka pergi barulah Ha Neul bisa ngakak sepuasnya. PD Na, “Tuh kan, hyung-mu memang bodoh.”


Karena gemes, Ha Neul nyusul ke kamar mereka. “Paket untuk kamar 305 sudah datang!” teriaknya dari luar sambil mempersilahkan dirinya masuk.

 
 

Jung Woo keluar dan langsung super shock. Sang Hoon ikut keluar dan juga ikut kaget. Jung Suk ikutan keluar dan begitu liat Ha Neul dia sadar kalau orang mencurigakan dari tadi itu Ha Neul, hahaha. Aaah, barulah semua sadar! But they happily greet our maknae and hugging him. Semua berpelukaan! Seneeng banget mereka Ha Neul dateng sampe pada jingkrak-jingkrak.

 
 

Mereka tambah seneng lagi pas Ha Neul ngeluarin hadiahnya, terutama Jung Woo. Dia beli 4 celana tidur yang ditaksir Jung Woo di Amsterdam. Aaw, squeee! Akhirnyaa mereka punya celana tidur ya Allah. Padahal pasti PD Na gelii mereka tidur pake selimut doang dengan kaki yang terekspos kemana-mana, haha.


Sang Hoon hyung baru nyadar kalo Ha Neul dateng rapi banget dengan tuxedonya, plus sepatu pantovel. Ha Neul langsung ngakak, dia diculik dari acara award, hahaha.


Jung Suk baru sadar kalau malam ini mereka punya 4 bed dan tercengang sendiri akan keberuntungan mereka. Jung Woo juga merasa perlu beli makanan lebih banyak. Kayak mereka punya firasat. Tapi Jung Suk nyesel cuma beli apel 3, yang disahut Sang Hoon hyung, mereka punya pisang ekstra! Yaaay, mereka pun happy lagi! Serius ya, mereka berempat ini cuteee bangeet!


Sang Hoon mulai masak kari untuk makan malam, dengan bahan utama... sosis (i know they like it so much, but why?). Karena kurang berasa, Sang Hoon hyung punya ide buat masukin bumbu ramen, tapi rasanya malah jadi aneh. Jadi Sang Hoon hyung makin bereksperimen dengan masukin beberapa sendok... saus pasta (waaaait, it’s getting weirder! haha).


But likely it tastes just fine, Jung Woo pas nyicipin sampe teriak impressed gitu malah. Mereka pun makan, dan sepertinya lidah mereka cocok-cocok aja sama kreasi Sang Hoon Omma (haha, dia nggak mau dipanggil Appa sama Ha Neul, maunya Omma). Kare sosis dengan saus pasta pun habis dengan sukses malam itu.

 
 

The last thing to do that night is interview, topiknya tentang seberapa banyak mereka menyukai Ha Neul. Jung Suk bilang dia pernah main musikal Spring Awakening tahun 2009 bareng Ha Neul yang saat itu baru umur 20, tapi sekarang pun Ha Neul tetap sama, bright and always happy.

 
 

Mereka diinterview sendiri-sendiri, tapi pas giliran Ha Neul, hyung-hyungnya pada ngumpul di luar pintu kamar. Jung Suk udah siap ciat ciaat kalo Ha Neul nggak ngomong yang bagus tentang dia, hahaa. Tapi Ha Neul bilang Jung Suk nggak pernah berubah kok, selalu sensitif dan memperhatikan dia, aww!


Ha Neul bener-bener senang dan berterimakasih sudah diajak di trip ini sambil janji kalau dia akan membuat banyak kenangan yang bertahan sampai kapan pun.  



“WELCOME TO ICELAND!” teriak mereka sambil toss bir bareng. Yaaay, welcome Ha Neul-ie!! Guide your stone hyungs well, okaaay?

6 comments:

  1. Makasih difa ,, ditunggu lanjutannya .. Ngakak aja liat tingkah three stones .. Keliatan beda era sm haneul

    ReplyDelete
  2. Baca aja mpe ketawa2
    Apalagi nonton
    Benar2 tingkahnya three stone tuh bkin ngakak bgt, makin seru aja nih
    Apalagi da sang maknae haneul
    Ditunggu lanjutannya
    Makasih ya..

    ReplyDelete
  3. Kak emang ngerti bahasa korea atau pake subtitle? Kalo pake sub download dimana ya? Thanks:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ngerti bahasa korea dan nggak nonton pake sub. Baca recap dramabeans sama improvisasi ajaa..Jadi harap maklum kalo ada yg kurang pas.. :p

      Delete
  4. Kyaaaa Haneul syok tuh tau hyungs nya ternyata lugu2 banget :D

    ReplyDelete
  5. ya Allah ini srius Kang Ha Neul ?? aslik kak Difa, dr awal uda penasaran ini Ha Neul yg di The Heirs itu kan (awal suka dr drama itu hahaa).. agak2 gk yakin juga baca2 eps 2 ini.. ya Allaj jangkep deh 2 oppa idola jd 'tamu' disini ­čśé.. gomawo kak Difa..

    ReplyDelete