Thursday, June 6, 2013

Whats happen with you, my dear Dani?


Balapan minggu kemarin di Mugello, Italia kayaknya berat buat Dani. Iya sih Dani finish kedua dan tetap dapet 20 poin yang berharga untuk tetap duduk di puncak klasemen, tapi he’s not look that happy with the result. Pertama di sesi kualifikasi, dia keliatan kesel sama pembalap lain di belakangnya yang dianggapnya memanfaatkan slip streaming, salah satunya Dovi. Meskipun di parc ferme setelah kualifikasi keduanya berjabat tangan. Terus pas race, dia menganggap manuver Lorenzo yang nyalip dia di tikungan pertama lap pertama terlalu agresif dan berbahaya. Setelah race, pas wawancara sama radio Dani mengungkapkan kalo Marc mengcopy data settingan motornya. Dan di postingan blognya ada yang aneh, Dani sama sekali nggak bilang kalo dia happy atau kata-kata lain yang bermakna sejenis. Dia cuma bilang kalo hasil race kemarin quite positive, good result, and gives him a lot of confidence for the race at Montmel√≥. Dan di akhir postingan dia cuma menutup dengan “Dani”, no greetings like “A big hug” or “greetings to you all” like usually he did.

Ini aneh.

So, whats happen with him?

Selama ini tampaknya Dani adem ayem aja. Jarang keliatan kesel sama pembalap lain. Tapi kali ini dia kesel sama 3 pembalap sekaligus, Dovi, Lorenzo, sama Marquez. Kita nggak tau apa Dovi bisa dapet posisi 3 di grid start karena efek slip streaming dari Dani yang ada di depannya pas kualfikasi, tapi toh Dani bisa dapet pole postion sekaligus pencatat rekor pole terbaru. Soal insiden dengan Lorenzo, Dani mengakui kalo dia mengalami wheelie makanya sedikit melebar dan membuka celah Lorenzo untuk masuk, tapi Lorenzo masuk dari dalam tikungan dengan kecepatan tinggi dan keduanya nyaris bersenggolan. Lorenzo sudah meminta maaf untuk ini, dia mengakui sudah membuat manuver berbahaya. Tanggapan Dani? Menurutnya manuver Lorenzo sangat agresif untuk tikungan pertama lap pertama, tapi dia beruntung masih bertahan (nggak senggolan dan jatuh). So, how about Marquez? Anak ini jatuh di 3 sesi latihan bebas, paling parah pas FP2, tapi tanpa cedera parah jadi tetep bisa ikut balapan. Yang mengejutkan, Marquez tampil mengagumkan pas race, start dari posisi 6 tapi bisa langsung naik ke posisi 3 di belakang Dani. Sepanjang balapan, dia menempel ketat Dani, sampai akhirnya bisa nyalip Dani di 5 lap jelang finish, tapi jatuh 2 lap kemudian di tikungan yang sama. Ini aneh, he’s not in the best condition lho. Dan motornya, kenapa lebih sempurna dari motor Dani? Sementara Dani harus struggling dengan motornya yang lack of grip sepanjang balapan. Kalo Marquez nggak jatuh dan tetap finish di posisi 2, selisih poin mereka semakin dekat. Kalau akhirnya Dani mengungkapkan kalo Marquez mengcopy datanya, dia pasti udah beneran lelah dengan semuanya. Delapan tahun di HRC, jelas Dani expert soal RCVnya. Kalo jerih payahnya ditiru begitu saja sama teman setim yang sekaligus saingannya dan bahkan hasilnya lebih bagus, aku paham kenapa Dani kesal. Mungkin kekesalan Dani akhir minggu kemarin akumulasi semuanya.

Tapi Dani sayang, be calm. We all know you always doing your very best, don’t be too disappointed with this. We miss your wide smile, your happy face, and the happiness you share on your blog. Time will tell. Stay positive, grateful, and be happy! Jangan ngomel-ngomel lagi ya, senyum aja. Oke ganteng? :p

No comments:

Post a Comment